MOTOR STANDART. Diberdayakan oleh Blogger.

Menyalakan Motor Injeksi, Haruskah Tunggu Lampu Indikator Mati



Pada motor injeksi terdapat lampu indikator atau Malfunction Indicator Lamp(MIL) di panel dashboard. Fungsinya  memberi panduan  pada  pemilik untuk membaca  kerusakan pada sistem injeksi.  Pada buku petunjuk, disebutkan pemilik motor wajib menyalakan mesin setelah menunggu lampu indikator tersebut mati. Lantas, haruskah menghidupkan mesin setelah lampu indikator mati, atau boleh sebaliknya?
Pemilik sepeda motor memang dianjurkan menghidupkan mesin motor seusai lampu indikator mati. Sebab lampu indikator terlebih dahulu membaca apakah ada kerusakan pada injeksi. Apabila tidak ada kedipan dan mati, maka motor dipastikan aman.
Tetapi jika sebaliknya, timbul kedipan dengan durasi berbeda-beda, maka motor mengalami masalah di salah satu komponennya.
"Itulah, makanya tunggu sampai lampu indikator mati, agar memastikan komponen injeksi tidak ada yang bermasalah sebelum motor benar-benar dihidupkan," .
Manfaat lainnya menghidupkan mesin menunggu sampai lampu indikator mati, katanya, yakni memastikan fuel pump menyalurkan bahan bakar. Andai tak memerhatikannya, tentu Electronic Contol Unit (ECU) tidak akan peka membaca masalah-masalah dari sensor indikator. "Misal ada yang rusak, umumnya lampu kedip-kedip. Nah itu ada durasinya, tergantung. Beda-beda masalahnyanya," . Demikian yang bisa saya share, semoga bermanfaat.
0 Komentar untuk "Menyalakan Motor Injeksi, Haruskah Tunggu Lampu Indikator Mati"

Back To Top